Tim Puskesmas Puring Bergerak Cepat Sisir Jentik Nyamuk di Waluyorejo Usai Temuan Kasus DBD
Tim Puskesmas Puring Bergerak Cepat Sisir Jentik Nyamuk di Waluyorejo Usai Temuan Kasus DBD
PURING – Menyusul adanya laporan warga yang terjangkit Demam Berdarah Dengue (DBD), tim kesehatan dari Puskesmas Puring langsung mengambil langkah cepat. Pada Jum'at (17/07/2026), petugas kesehatan diterjunkan langsung ke lapangan untuk melaksanakan Penyelidikan Epidemiologi (PE) guna memutus mata rantai penularan virus yang dibawa oleh nyamuk Aedes aegypti tersebut.
Penyelidikan epidemiologi kali ini difokuskan di wilayah tempat tinggal pasien, yaitu Tn. S, yang beralamat di Desa Waluyorejo RT 18 RW 07, Kecamatan Puring.
Langkah taktis ini dikomandoi langsung oleh Perawat Ikarani Yeru bersama Bidan Desa, Ibu Bibit. Kehadiran mereka di tengah pemukiman warga bertujuan untuk memetakan potensi penularan dan memeriksa apakah ada sarang nyamuk aktif di sekitar lingkungan tempat tinggal penderita.
Dengan membawa senter dan peralatan survei, kedua petugas menyisir area dalam dan luar rumah warga. Fokus pemeriksaan tertuju pada tempat-tempat penampungan air, seperti bak mandi, drum, vas bunga, hingga barang-barang bekas yang berpotensi menampung air hujan. Sebanyak 12 rumah di sekitar kediaman Tn. S diperiksa secara detail satu per satu.
Dari total 12 rumah yang dikunjungi, petugas menemukan adanya jentik nyamuk positif di 2 rumah warga. Penemuan ini menunjukkan bahwa risiko penularan lokal di wilayah RT 18 masih cukup tinggi, sehingga kewaspadaan masyarakat harus segera ditingkatkan.
Secara umum, kegiatan PE di Desa Waluyorejo ini berjalan dengan lancar dan kondusif berkat kerja sama yang baik antara petugas kesehatan dan warga setempat. Perangkat desa dan pemilik rumah sangat kooperatif saat tim melakukan pemeriksaan di area privasi mereka.
Masukan dan Saran untuk Warga
Menindaklanjuti hasil temuan jentik di lapangan, tim petugas kesehatan memberikan beberapa catatan penting bagi seluruh warga Desa Waluyorejo:
-
Gencarkan Gerakan 3M Plus: Warga sangat diimbau untuk kembali mendisiplinkan gerakan Menguras penampungan air, Menutup rapat tempat air, dan Memanfaatkan/mendaur ulang barang bekas.
-
Pemberantasan Sarang Nyamuk (PSN) Mandiri: Mengingat masih ditemukannya jentik di beberapa rumah, setiap kepala keluarga diharapkan meluangkan waktu minimal seminggu sekali untuk memeriksa bak mandi dan genangan air di rumah masing-masing.
-
Gunakan Pelindung Tambahan: Memakai losion antinyamuk atau memasang kelambu saat tidur, terutama bagi anak-anak, sangat disarankan untuk menghindari gigitan nyamuk di pagi dan sore hari.
