Latihan Fisik Calon Jamaah Haji dengan berjalan kaki
Latihan Fisik Calon Jamaah Haji dengan berjalan kaki
Programer kesehatan haji Suryati, S.Tr.Keb.Bdn. mengajak seluruh calon jamaah haji 2026 untuk melakukan latihan jalan sehat pada Sabtu, 24 Januari 2026. Latihan berjalan kaki disarankan dilakukan secara rutin sebagai bagian dari persiapan fisik menyeluruh, tidak hanya sekadar jalan santai, melainkan berjalan cepat (brisk walking) secara teratur.
Jalan sehat sangat penting bagi calon jamaah haji untuk membangun stamina, kekuatan otot, dan daya tahan kardiovaskular guna menunjang ibadah yang didominasi aktivitas fisik berat. Latihan ini krusial untuk mencegah kelelahan, menyesuaikan tubuh dengan suhu panas ekstrem, serta mengukur tingkat kebugaran (tes Rockport) guna mencapai istithaah kesehatan.
Berikut adalah poin-poin penting mengapa jalan sehat sangat krusial bagi calon jamaah haji:
- Meningkatkan Stamina dan Kebugaran: Jalan kaki rutin (30-60 menit/hari) membantu meningkatkan kebugaran kardiovaskular dan stamina fisik yang diperlukan selama berhari-hari.
- Adaptasi dengan Suhu Ekstrem: Berjalan di pagi hari (jam 07.00-08.00) membantu tubuh beradaptasi (aklimatisasi) dengan suhu panas, guna menghindari heat stroke atau sengatan panas di Arab Saudi.
- Memperkuat Tulang dan Sendi: Aktivitas ini memperkuat sendi (terutama lutut dan engkel) agar kuat berjalan jarak jauh, terutama saat melempar jumrah (sekitar 4,5-10 km).
- Mengukur Kesiapan (Tes Kebugaran): Melalui tes jalan 1,6 km (metode Rockport) atau 6-minute walk test untuk lansia, calon jamaah dapat mengetahui kondisi fisik dan kebutuhan latihannya.
- Mencapai Istithaah Kesehatan: Jalan sehat rutin membantu calon jamaah mencapai tingkat kesehatan yang layak (istithaah) untuk menunaikan ibadah secara mandiri.
- Mengontrol Gula Darah: Berjalan kaki selama 10-15 menit setelah makan membantu menstabilkan kadar gula darah dan menurunkan risiko diabetes.
- Kesehatan Mental: Aktivitas ini melepaskan hormon endorfin yang mengurangi kecemasan, depresi, dan meningkatkan suasana hati.
- Manfaat Sosial: Jalan sehat berkelompok dapat mengurangi rasa kesepian dan meningkatkan interaksi sosial.
- Kesehatan Jantung dan Pembuluh Darah: Jalan kaki meningkatkan sirkulasi, menurunkan tekanan darah, dan mengurangi risiko penyakit jantung koroner serta stroke hingga 35%.
- Manajemen Berat Badan: Jalan santai dapat membakar kalori dan meningkatkan metabolisme, yang membantu mencegah obesitas dan menjaga berat badan ideal.
Dalam kesempatan ini, bu suryati juga memberikan arahan tentang hasil pemeriksaan kebugaran jasmani calon jamaah haji. kegiatan berjalan lancar, terdapat 2 orang yang tidak dapat menyelesaikan jalan kaki, dan mengikuti istirahat diambulans karena usia.
